Showing posts with label kampus. Show all posts
Showing posts with label kampus. Show all posts

Perjalanan yang menjadi bekal

Bonjour!

Pendapat berkata, bahwa almuni adalah salah satu faktor keberhasilan sebuah lembaga pendidikan. Setuju tidak dengan pendapat tersebut?

Yang pasti, kali ini saya akan berbagi tulisan mengenai salah satu keberhasilan alumni Politeknik LP3I Bandung khususnya di program studi Hubungan Masyarakat. Seperti apa perjalannanya selama tiga tahun kuliah di kamps kita tercinta?

Ya.. saat ditemui di ruang percakapan di salah satu jejaring sosial media, perempuan yang merupakan alumni program studi Hubungan Masyarakat angkatan 2012 ini merupakan Staff Admin di PT. Summit OTO Finance. 

"Yang paling menarik menjadi mahasiswa Hubungan Masyarakat itu, mahasiswa-mahasiswanya asyik, cerdas, berwawasan luas, setia kawan. Maka dari itu saya memutuskan untuk pindah dari program studi lain," ucap Neng Gina (21), teteh cantik bernama lengkap Gina Prasatia ini ketika ditanya mengenai alasan bergabung di program studi Hubungan Masyarakat.

 (Foto: Dokumentasi pribadi narasumber)

Ketika ditanya mengenai nostalgianya selama di bangku kuliah, gelak tawa mulai muncul dari setiap percakapan yang dibangun. Teh Gina mengaku sangat senang degan dunia komunikasi dan berbicara serta bersosialisasi dengan orang banyak adalah hobinya. Bahkan ia mengaku pernah mempunyai cita-cita untuk menjadi seorang reporter TV. 

Masih berhunungan dengan pengalamannya duduk di bangku program studi Hubungan Masyarakat, saya sempat bertanya mengenai mata kuliah favorit, "PR Event, soalnya pernah mengadakan event Bandung English Speech Contest yang peserta sangat membludak," jawabnya semangat,

Teh Gina juga menambahkan bahwa dari mata kuliah PR Event tersebut banyak hal yang bisa dipelajari dan dijadikan pengalaman, dari mulai mencari sponsor hingga asyiknya mengundang peserta pada acara tersebut. Begitupun dengan mata kuliah lain seperti Communication Skill yang manfaatnya masih terasa dan menjadi bekal saat menjadi  Staff Admin di perusahaan finance tersebut.

Perempuan yang masih menempati broading house di daerah Cukang Kawung Bandung ini, bercerita tentang kebeuntungannya dapat duduk menjadi mahasiswa Hubungan Masyarakat Politeknik LP3i Bandung. banyak manfaat dan pengalaman lebih yang bisa diambil. Teh Gina juga pernah dicalonkan menjadi Calon Wakil Presiden BEM dan Ketua Himpunan Mahasiswa Komunikasi-PR (HIMASI-PR) saat itu. Selain itu juga, sebagai mahasiswa humas yang mempunyai bakat dibidang public speaking, tak jarang Teh Gina juga menjadi MC dibeberapa acara kampus hingga mnedapat fee yang lumayan menambah uang jajan. 

Politeknik LP3I Bandung sebagai lembaga pendidikan vokasi juga sedikit banyaknya telah menampung dan menyalurkan bakat mahasiswanya walaupun hanya sebatas di kegiatan kampus.

"Kampus kita tentu menampung bakat dan minat mahasiswanya, walaupun penyalurannya hanya sebatas di lingkungan kampus saja, Tapi hal itu bisa jadi ladang untuk teteh belajar khususnya dibidang MC," tambah perempuan asal Garut ini.

Saat dipertengahan percakapan kami, Teh Gina mengaku bahwa salah satu pencapaian yag sampai saat ini belum tersalurkan adalah bisa menajdi pembawa acara terkenal. Ia menambahkan bahwa itu adalah cita-cita ia sejak sebelum masuk dibangku kuliah hingga sekarang.

(Foto: Dokumentasi pribadi penulis)

Perempuan behijab yang lahir pada 5 Maret 1995 tersebut, pernah mempunyai pengalaman dibuat pusing oleh Pak Heddy dan Pak Farie (Dosen Politeknik LP3I Bandung) saat sidang, dan pada saat yudisium hasilnya adalah tidak lulus. Namun ternyata itu hanya buah lelucon dari kedua dosen tersebut dan akhirnya hasilnya lulus dengan baik.

Ia juga sempat mengulas masalah organisasi di Politeknik LP3I Bandung, ia ternyata aktif di Himpunan Mahasiswa Komunikasi-PR (HIMASI-PR) sekitar tahun 2011 hingga 2012. Banyak hal yang sudah ia lakukan saat itu, dan ia menitipkan pesan khusunya juga untuk seluruh mahasiswa program studi Hubungan Masyarakat bahwa komunikasi itu penting, jangan pernah menyepelekan apa itu komunikasi. Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan bukan masalah kuantitas tapi kualitas dari prestasi mahasiswanya.

"Jangan sepelekan komunikasi, komunikasi itu penting, kalian boleh menjadi kaum minoritas di kampus, tapi kalian juga harus memayoritasi semuanya dengan kemampuan dan prestasi yang kalian buat di kampus," tutupnya saat diwawancarai. 

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Politeknik LP3I Bandung yang setidaknya dapat membuat dirinya menjadi seperti ini. 

"Politeknik LP3I Bandung? Luar Biasa." -  Gina Prasatia (21)

Nah, mungkin itu dia tulisan tentang alumni Politeknik LP3I Bandung khususnya di program studi Hubungan Masyarakat. Siapakah kisah sukses alumni yang akan saya angkat selanjutnya? Tunggu ya.. Semoga bermanfaat.



Personal Branding melalui ilmu bahasa tambahan

Ohayou Gozaimasu. Ogenki desuka?
(artinya. Selamat pagi. Apa kabar?)

(Foto: Google.com)

Itu tadi merupakan ungkapan sapaan yang digunakan dalam Bahasa Jepang. Ya.. sekarang saya akan sedikit berbagi tulisan mengenai bahasa. Apa itu? yang pasti berhubungan dengan dunia ilmu komunikasi.

Bahasa merupakan struktur dan makna yang bebas dari penggunanya, sebagai tanda yang menyimpulkan suatu tujuan. Harun Rasyid, Mansyur & Suratno (2009: 126) ). Bahasa juga merupakan alat komunikasi yang efektif sehingga dapat terjalinnya hubungan atau komunikasi yang diinginkan.

Hubungan bahasa dengan dunia ilmu komunisi tentu sangat berkaitan. untuk mahasiswa ilmu komunikasi seperti saya, ilmu kebahasaan sangat diperlukan. karena proses komunikasi itu sangat luas dan tak terhitung. terlepas dari siapa yang kita ajak bicara dan darimana asalnya, maka dari itu bahasa sangat penting. 

Penting disini adalah kita harus bisa melihat fungsi bahasa sebagai alat untuk berkomunikasi. Sedangkan pekerjaan yang tersedia untuk lulusan ilmu komunikasi sangat luas. Otomatis ilmu kebahasaan itu dibutuhkan. tapi bukan hanya bahasa Indonesia atau bahkan bahasa daerah yang kita kuasai.  Hal itu menjadi nilai tambahan seorang lulusan ilmu komunikasi.

Saat ini, kemampuan berbahasa Inggris pun dinilai bukan menjadi nilai tambahan kembali, tapi sudah dinilai sebagai ilmu kebahasaan yang wajib dimiliki bukan hanya oleh lulusan ilmu komunikasi. Maka dari itu, ilmu kebahasaan yang lain harus dimiliki.

Nah, seperti yang sudah saya singgung tadi diawal sebagai pembukaan, bahasa jepang salah satunya merupakan bahasa tambahan yang sekarang sedang pelajari Selain karena memang kebutuhan, ini merupakan salah satu program dari Program Studi Hubungan Masyarakat Politeknik LP3I Bandung yang menjadikan lulusannya sebagai praktisi yang memiliki ahli kebahasaan tambahan. 

(Foto; Google.com)

Selama pembelajaran di kampus, bahasa jepang adalah mata kuliah diluar penjurusan tapi penting, Karena menurut saya itu adalah modal tambahan sebagai personal branding ketika saya menjadi lulusan ilmu komuniakasi yang siap merambah dunia penindustrian komunikasi.

Mengapa kebahasaan yang lebih dinilai penting bagi dunia komunikasi? Ingat.. perindustrian komunikasi setiap tahunya mempunya sumber daya manusia yang semakin berragam dan memiliki kualitas yang luar biasa. Otomatis, kita calon lulusan ilmu komunikasi jangan sampai tertinggal dengan SDM yang lain, dalam artian harus memiliki nilai jual lebih. Nah. salah satunya lmu kebahasaan yang lebih. Apalagi saat ini kita sudah berada pada lingkaran Masyarakat Ekonomi ASEAN dimana persaingan bekerja semakin ketat.

Maka dari itu, Ayo belajar berbahasa ibu, lokal, dan asing yang baik dan benar sebagai nilai tambah untuk kita calon lulusan ilmu komunikasi.

Sekian dulu tulisan kali ini. Kita sambung dengan tulisan menarik lainnya.
Bye!

Revolusi Smartphone

Nowadays, kalian semua pasti udah punya gadget atau smartphone kan? Nah tipe dan spesifikasinya kaya gimana?

Sekarang, Zia bakal share sebenarnya sperti apanya gadget atau handphone yang terdahulu sebelum benda-benda itu bisa berevolusi seperti yang sekarang kita miliki.



Dimulai dari tahun 1995, bentuk yang ditawakan masih begitu sederhana, tebal dan berat juga ada antena yang terapsang diatasnya untuk mendapatkan signal.




Lanjut ke tahun 1996, sebearnya tidak ada perubahan yang terlalu banyak. Dari segi bentuk masih dengan tebal dan beratnya, namun antena yang ada diats ponsel tersebut memiliki ukuran yang lebih pendek. Ponsel atau handphone yang populer di tahun ini adalah Nokia 9000.

Di tahun 1997, antena yang ada di ponsel tersebut sudah menghilang, tapi masih dalam bentuk yang tebal dan lumayan berat.

Tahun 1998, ponsel yang paling terkenal adalah Nokia   5110 dengan bentuk yang sedikit lebih kecil dari tahun sebelumnya, ponsel ini juga ternyata memiliki beragam warna, bukan hanya hitam saja. Namun yang disayangkan, antena kembali lagi disuguhkan dalm ponsel ini.

Nah, perkembangan sudah mulai signifikan di tahun 1999. Ponsel yang ditawarkan lebih simple, dngan grafis yang lebih menarik, antena yang ada didalam, serta urutan tombol yang user friendly. Nokia 3210 salah satunya.

Mulai muncul teknologi touchscreen di tahun 2000, salah satunya adalah ponsel motorola, walaupun masih hitam-putih untuk tampilan layarnya, namun ponsel ini sudah mewarkan ponsel dengan tipe flip.

Di tahun 2001, warna ponsel sdang trend di monocrome, dengan body ponsel yang lebih ramping dan kecil. Contohnya nokia 8250.

Setahun setelahnya, 2002. Teknologi yag ditawarkan mulai berkembang. Keunculan kamera dan layar yang brwarna menjadi unggulan dari ponsel pada masa itu. Contohnya Nokia 7650 dengan model slidding dan kamera dengan 0.3 mega pixel-nya.

Tahun selanjutnya hingga 2006, mulai banyak bermunculan ponsel dengan berbagai bentuk dan ukuran, memang masih cenderung tebal namun fitur yang ditawakan cukup menarik, dari mulai kamera hingga radio fm yang sudah bisa didengarkan oleh pengguna ponsel.

Tahun 2007, munculnya I-Phone seri pertama yang di keluarkan oleh apple. Dengan bentuk yang elegant dan glamour, ponsel ini sudah dilengkapi dengan berbagai fitur menarik.

Tahun 2008, kemunculan tombol QWERTY sudah mulai di rilis, salah satunya pad ponsel yang diusung oleh HTC pada ponsel pertamanya. Dengan bentuk yang cukup menarik yaitu slidding pada bagian layar.

2009, muncul ponsel yang bentuk yang semakin elegan dan menarik para pengguna ponsel. Salah satunya motorola milestone. Sistem operasi yang digunakan adalah Android serie pertamanya.

2010 hingga saat ini, perkembangan ponsel semakin bersaing. Spesifikasi yang ditawarkan semakin canggih, usefull bahkan dengan lowbudgdet sekalipun. Ponsel pada masa generas ini di dominasi dengan ponsel touchscreen yang mudah dan cepat duntuk digunakan.

Nah. Sekarang tau kan sejarag perkembangan ponsel generasi jadul sampai kekinian? Terus ikutin info yang lainnya ya.



Cerita bersama HIPKI di Gelar Karya Lembaga Kursus dan Seminar Internasional

Halo. Hari ini Zia akan menceritakan pengalaman mengenai keikutsertaan Zia di salah satu event yang seru dan luar bisa. Apa itu?

(Foto: Dokumentasi Publikasi HIPKI)


Ya. Pada tanggal 8 Oktober 2016, di Jl. Dr. Ir. Sukarno ( Asia Afrika ) dilaksanakan acara yang bertajuk Gelar Karya Lembaga Kursus dan Seminar Internasional. Jadi, bisa disimpulkan bahwa event yang diselenggarakan oleh HIPKI (Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia) dan Dinas Pendidikan Kota Bandung ini mendatangkan beberapa tokoh-tokoh yang berpengaruh dibidang lembaga kursus, dari mulai Kepala Kadin sampai lembaga kurus seperti pemilik Dj Arie School. Selain itu juga ada sekitar 35 stand dari seluruh lembaga kursus yang ada di Bandung. Acara ini semakin menarik dengan kehadiran Ibu Athaliya Kamil, selakuk istri dari Walikota Bandung. Beliau mengisi talkshow  pada pagi hari.

Nah, Politeknik LP3I Bandung juga ikut andil dari acara yang sekaligus merupakn perayaan ulang tahun HIPKI yang ke-39 ini. Politeknik LP3I Bandung juga menbuka stand dan ikut sebagi peserta seminar internasional dan talkshow 3 sesi yang kurang lebih diikuti oleh 150 orang mahasiswa. Dan sedikit bocoran juga bahwa Politeknik LP3I Bandung akn mengadakan kursu MC & Public Speaking lho.. Kapan? Tunggu aja tanggal mainnya.

(Foto: seputarbandungraya.com)

Selain talkshow dan seminar internasioanal, ada juga gelar karya dari beberapa lembaga kursus di Kota Bandung, seperti campaign mengenai keamanan penumpang pesawat oleh NASA Airlines hingga makan-makan bareng bersama tim demo masak LPT Panghegar.

Seru lho.. Acara yang berlangsung hingga pukul 20.00 WIB ini bertujuan untuk membangun awareness kepada publik kembali, bahwa lembaga kursus mempunyai andil dalam kesusksesan seseorang dan menjadi bagian dari industri kreatif yang ada di Bandung serta lembaga kursus juga ikut membantu program Dinas Pendidikan untuk menjadikan masyarakat yang mempuyai kemampuan lebih disamping pendidikan formal.  

Nah, ini dia hasil wifie  Zia dengan Teh Ayu (Mahasiswa Humas Politeknik LP3I Bandung) di acara ini.

(Foto: instagram.com/ziafhlv)

Kategori

Kategori